Ada seorang pria menikah seorang wanita. Ia sudah bersama wanita tersebut beberapa tahun lamanya, namun belum juga dikaruniai anak. Lali ia menikah lagi dengan wanita lainnya, Allah pun belum menakdirkan baginya untuk memiliki anak. Hal ini membuat ia semakin merindukan memiliki buah hati. Ketika usianya sudah beranjak dewasa, ia menikah lagi dengan wanita ke tiga. Padahal umurnya ketika itu adalah 60 tahun. Di setiap malam, ia selalu melakukan shalat tahajud. Di waktu menjelang Shubuh, ia berdoa pada Allah, "Ya Allah, karuniakanlah padaku seorang anak laki-laki atau seorang anak perempuan. "Dengan karunia Allah Swt akhirnya istrinya pun hamil. Kemudian datanglah waktu istrinya melahirkan. Ia pun diberi kabar gembira dengan diberi rizki seorang putra. Ia begitu amat gembira dan banyak bersyukur pada Allah. Beberapa waktu lagi setelah kelahiran tadi, Allah memberinya juga seorang putri. Fa subhanal kariim. Maha Suci Allah atas karunia-Nya.
Kisah ini menunjukkan bagaimana ampuhnya do'a bagi seorang muslim. Mendapatkan keturunan di usia tua juga sudah dialami oleh Ibrahim as. Namun Nabi Ibrahim mendapatkan anak dengan istri yang sama-sama juga berusia senja. Allah Ta'ala menceritakan,
"Dan istri berdiri di (balik tirai) lalu ia tersenyum, maka kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir putranya) Ya'qub. Istrinya berkata: "Sungguh mengeherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamikupun dalam keadaan yang sidah tua pula?. Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh."
(QS. Huud: 71-72)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar